Tips Mendesain Ventilasi Rumah yang Sehat

Tips Mendesain Ventilasi Rumah yang Sehat

Pernahkah anda ketika berkunjung ke rumah teman ataupun saudara, suasana ruangan terasa pengap, agak lembab dan banyak debu. Tentunya semua itu tidak dapat memberikan anda rasa nyaman untuk tinggal dalam jangka waktu yang lama. Seperti itulah penyebab utama jika desain ventilasi rumah tidak di rancang dengan baik.

 

Tips Mendesain Ventilasi Rumah yang Sehat

 

Prinsip utama dari ventilasi rumah yaitu sebagai akses keluar masuknya udara secara bergilir atau bergantian dengan lancar dari luar ke dalam ruangan. Proses aliran yang terbaik yaitu udara segar dari luar rumah dapat masuk ke dalam ruangan, untuk kemudian mengalir ke luar ruangan lagi melalui pintu yang berbeda.

Udara dari luar ruangan dapat masuk melalui ventilasi di atas pintu dan jendela dan dapat keluar melalui atap rumah dan pintu yang terbuka. Desain dari ventilasi itupun harus sesuai dengan arah mata angin yang berhembus di lingkungan rumah. Seperti contoh, jika hembusan angin sebagian besar datang dari depan rumah, pasanglah ventilasi dengan jumlah yang agak banyak di bagian pintu depan agar udara dapat masuk dengan mudah. Setelah itu anda dapat memasang beberapa ventilasi di bagian belakang rumah agar udara negatif dapat keluar dengan lancar.

Desain ventilasi yang baik sebenarnya juga dapat mengurangi tingkat kelembaban suatu ruangan, mengurangi debu dan dapat menghilangkan panas yang berlebihan. Desain ventilasi rumah yang terlihat kurang baik, maka akan menyebabkan debu atau partikel kecil lainnya selalu berputar – putar di dalam ruangan. Inilah yang menciptakan ruangan rumah terasa kurang segar dan lembab.

Ada dua cara yang dapat anda lakukan untuk mengatur ventilasi ruangan, yaitu dengan ventilasi horizontal; yang mampu mengalirkan udara secara mendatar di dalam ruangan dan ventilasi vertikal; yang mampu mengalirkan udara ke atas rumah. Kombinasi cara tersebut tentunya dapat mempermudah anda mengatasi masalah rumah di area yang padat penduduk. Untuk ukuran ventilasinya sendiri, minimal ventilasi tersebut harus memiliki besar sepertiga dari luas lantai yang terdapat di ruangan.

Demikianlah artikel tentang Desain Ventilasi Rumah Yang Baik dan Benar semoga bermanfaat bagi anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.